Sintak Model Problem Based Learning
Sintak operasional PBL antara lain sebagai berikut:
- Peserta didik disajikan suatu masalah.
- Peserta didik mendiskusikan masalah dalam kelompok kecil. Mereka mengklarifikasi fakta-fakta suatu kasus kemudian mendefinisikan sebuah masalah. Kemudian, mereka mengidentifikasi apa yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan masalah serta apa yang mereka tidak ketahui. Peserta didik diminta mendesain suatu rencana tindakan untuk menggerjakan masalah.
- Peserta didik terlibat dalam studi independen untuk menyelesaikan masalah diluar bimbingan guru.
- Peserta didik saling sharing, informasi, melalui peer teaching atau cooperative learning atas masalah tertentu.
- Peserta didik menyajikan solusi atas masalah.
- Peserta didik mengulang kembali apa yang mereka pelajari dari kegiatan pengerjaan selama ini. Semua anggota yang berpartisipasi dalam proses tersebut terlibat dalam review berpasangan, dan review berdasarkan bimbingan guru, sekaligus melakukan refleksi atas kontribusinya terhadap kegiatan tersebut
Langkah-Langkah Penggunaan Model Problem Based Learning adalah sebagai berikut:
- Peserta didik mendengar penjelasan tujuan pembelajaran, motivasi, dan peralatan yang dibutuhkan agar terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang didapatkan.
- Peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut seperti menetapkan topik, tugas, dan jadwal.
- Peserta didik didorong untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, dan pemecahan masalah.
- Peserta didik dibantu dalam merencanakan serta menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan anggota lain.
- Peserta didik dibantu untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka laksanakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar